Rabu, 09 Juni 2010

Family Seven - The Golds

Review Kasus
Ruth adalah seorang perempuan berusia 28 tahun. Ia sudah 6 kali masuk rumah sakit, sejak usianya 20 tahun. Gejalanya berbeda-beda, namun secara umum ia didiagnosis Paranoid. Di sini terdapat perbedaan cara pandang antara Ruth dan orang tuanya (terutama ibunya) mengenai apa yang Ruth lakukan dan ‘sakit’ yang dialami oleh Ruth.

Analisis Kasus

Ruth
Bagi Ruth, ia tidak merasa mengalami sakit. Tingkah laku yang ia lakukan (seperti mengenakan pakaian yang menurut ibunya aneh, pergi ke Club, dan lain-lain) hanyalah cara untuk menunjukkan diri dia yang sebenarnya dan membebaskan dirinya dari peraturan orang tua yang ia rasa sangat mengekang dirinya.
Selama ini Ruth dianggap sebagai anak yang baik, selalu menuruti keinginan orang tuanya, dan tidak pernah membuat orang tuanya kesulitan atau merasa cemas. Bagi orang tuanya, hal ini dianggap sebagai hal yang wajar dan diri Ruth yang sebenarnya. Bagi Ruth sendiri, hal ini bukanlah dirinya yang sebenarnya. Ia merasa terkekang dan tidak dapat menunjukkan dirinya apa adanya. Ia merasa harus selalu mengikuti keinginan atau perintah ibunya. Bagi Ruth, mungkin ibunya tahu apa yang terbaik bagi dirinya, walaupun ia merasa hal itu tidak sesuai dengan dirinya dan ‘menyiksa’ dirinya. Perasaan ini terus menerus ia pendam. Akibatnya ketika beban yang ia rasakan sudah tidak mampu ia tahan lagi, ia melakukan berbagai hal yang ia sukai tanpa memperdulikan pendapat orang tuanya.

Orang tua
Bagi orang tua Ruth, perilaku Ruth saat ini menunjukkan bahwa Ruth sedang ‘sakit’. Menurut mereka sendiri, Ruth adalah anak yang penurut, selalu menuruti perkataan orang tua, dan tidak pernah menyulitkan orang tua. Saat Ruth melakukan perbuatan yang tidak mereka sukai, mereka menganggap bahwa perbuatan itu dilakukan karena Ruth sedang ‘sakit’, dan masalahnya ada pada diri Ruth sendiri. Orang tua tidak bertanggung jawab atas ‘sakit’ yang dialami Ruth. Menurut orang tua, perkataan dan saran yang mereka berikan pada Ruth adalah untuk kebaikan Ruth agar ia tetap ‘sehat’ dan bahagia. Tujuan mereka membawa Ruth ke psikiater adalah agar Ruth dapat kembali menjadi Ruth yang dulu, yang selalu mematuhi perkataan mereka.

1 komentar:

  1. menurut kami, analisisnya sudah cukup bagus.. tetapi mungkin ada beberapa kalimat yang seharusnya disimpan di penghayatan orang tuanya, seperti kalimat ruth dipandang sebagai anak yang.......
    tetapi, sejauh ini, analisisnya sudah cukup mewakili, namun jika memungkinakan, bisa diperjelas lagi pendapat apa yang diberika oleh orng tuanya tentang ruth yag ia tida dengar.

    terimakasih, semoga bisa menjadi sebuah masukan, hehe..
    -rere,dudu, kemi, winda, delis-

    BalasHapus